Hal-Hal kecil Bermakna BESAR

Kita seringkali menganggap sepele sesuatu yang kita anggap kecil, baik itu kebaikan ataupun keburukan (kejahatan/maksiat). Padahal tidak ada kebaikan yang kecil dan tidak ada keburukan yang kecil. Kebaikan kecil akan menjadi besar manakala dilakukan dengan ikhlas. Dan keburukan kecil akan menumpuk dan membesar manakala kita membiarkannya atau selalu melakukannya. Sejatinya yang perlu kita sadari setiap saat dalam perilaku kita adalah siapakah yang kita durhakai ketika melakukan suatu keburukan? Allah. Kecil atau pun besar sebuah keburukan, artinya kita durhaka pada Allah. Dan bila kita melakukan kebaikan, nyatalah bahwa sebenarnya kebaikan itu akan kembali kepada kita baik dalam bentuk yang sama maupun berbeda.
Dalam keluarga, banyak kita jumpai hal-hal kecil namun sering diabaikan oleh anggota keluarga. Misalnya:
1. Senyum. Lihatlah berapa banyak keluarga yang menebar senyum di rumahnya. Ada keluarga yang selalu riang gembira, namun banyak keluarga yang mempunyai aura kelam karena kurangnya senyum ditebarkan di dalam rumah. Masing-masing anggota keluarga cemberut atau bermuka dingin, bahkan sampai perang dingin.
2. Memuji. Kadang, hanya butuh, “Wah, keren nih. Siapa yang buat?” atau sekedar, “Masakan mama enak lho”, bisa pula, “Adek pintar nyisir rambutnya, rapi dan harum”. Bila rumah sering dihiasi pujian yang tulus, bukan dibuat-buat, maka akan terjadi banyak kebahagiaan di rumah. Memuji lebih baik daripada menghujat. Lebih baik, “Wah, tulisan adek sudah lebih bagus”, daripada “Kok ga banyak berubah sih tulisannya, jelek!”.
3. Menatap mata ketika berbicara. Perhatikanlah sebuah keluarga dan lihat bagaimana mereka saling berbicara. Adakah ketika anak bertanya, bapak menghentikan membaca koran kemudian menatap mata anak dan menjawab pertanyaannya? Adakah ibu berhenti sejenak memasak untuk menjawab pertanyaan anak dimana ia harus meletakkan baju kotornya? Adakah suami atau istri berkenan berhenti sejenak dari aktivitas seru/sibuknya ketika meminta sesuatu atau berkata-kata dengan menatap mata pasangannya? Tataplah mata pasangan dan anak-anak kita saat berbicara, dan mereka akan merasa diperhatikan dan kita akan merasa senang karena mereka senang dengan perlakuan kita.
4. Bertanya. Kadang lebih mudah menjudge daripada bertanya, karena mungkin kita sudah bisa menebak atau memprediksi dari kebiasaan perilakunya setiap hari. Namun, ada baiknya bertanya terlebih dahulu dan berikan kesempatan untuk menjelaskan. Jangan sampai kita salah paham dan terjebak dengan prasangka.
5. Membantu pekerjaan kecil. Seorang istri terutama ibu rumah tangga akan sangat senang ketika suaminya membantu pekerjaan rumah tangga walau yang kecil-kecil saja. Semisal buang sampah, walaupun yang mengumpulkan dan mengantongi sampah-sampai ke dalam plastik atau keranjang sampah tetap dilakukan istri, suami hanya membawanya keluar dan membuangnya, itu sangat menyenangkan. Atau bekerjasama dalam membuat nasi goreng, mencuci sambil main air dan sabun, merapikan tempat tidur, dll. Walau dilakukan sekali-sekali, istri tetap akan senang .
Tentunya masih sangat banyak lagi hal-hal kecil yang sering kita lupakan namun ternyata membawa banyak kebaikan dan kebahagiaan di rumah. Dan ingatlah untuk selalu bersyukur dengan segala kondisi kita. Berterimakasihlah ketika pasangan, anak, atau orang tua kita melakukan hal-hal kecil tersebut sehingga mereka pun merasa dihargai dan insyaallah selanjutnya melakukan kembali hal-hal serupa di kemudian hari.

wallahua’lam bisshowab🙂

2 responses to “Hal-Hal kecil Bermakna BESAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s